Berawal dari rasa kecewaku dengan dunia dan seisinya, menuntunku menemukan hal yang sama sekali tidak pernah terfikir akan menjadi jawaban dari pertanyaanku selama ini tentang hidup. Banyaknya ketidakadilan, hal-hal kurang baik dan beberapa yang tak perlu diungkap. Sempat ingin menjadi biasa saja karena tidak terlalu menaruh harap pada dunia yang ternyata fana. I call myself an adventurer, tapi sayangnya aku bukan traveler keren yang menjajaki banyak wilayah mengelilingi dunia. Maybe for that I'm still trying my best, karena keingin tahuanku terhadap dunia masih ada. Dan keinginanku untuk belajar dari berbagai penjuru negeri juga masih tersisa.
Aku bukan orang yang pandai dalam berbagai bidang, tapi aku sangat antusias untuk belajar banyak hal. Sampai akhirnya aku sadar bahwa ternyata pelajaran yang sesungguhnya adalah proses perjalananku sendiri. Aku tidak pernah tahu sampai kapan aku hidup, tapi kesimpulan yang aku dapet setelah beberapa kali belajar dan mencari. Sebaik-baiknya hidup adalah hidup yang digunakan dengan hal-hal yang bermanfaat. Aku sangat mempercayai akan hal tersebut, karena kalau dipikir-pikir terkadang aku bertanya buat apa Tuhan menciptakan dunia dan makhluk-makhluk didalamnya? Setelah aku belajar dan sedikit demi sedikit aku pahami dan cari maknanya, memang benar tujuannya adalah agar mereka beribadah dan mempergunakan waktunya dengan penuh manfaat. Dan kesimpulan yang aku ambil, manusia dihidupkan di bumi sama halnya dengan anak yang dimasukkan orangtuanya ke jenjang pendidikan. Setelah itu mereka diajarkan banyak mata pelajaran, diberikan ujian dan saat jatah sekolah mereka sudah menuju finish mereka akan menerima raport yang menunjukkan nilai yang mereka capai selama mereka di sekolah. Begitu juga manusia, dihidupkan, diberi banyak pelajaran hidup dan diberi banyak ujian. Jadi jangan heran jika kita mendapatkan hal-hal yang terkadang membuat kita sakit, karena yang harus kita ingat bahwa dunia adalah tempatnya ujian. Setelah kematian kita akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang telah kita lakukan selama di dunia.
Atas dasar tersebut aku menjadi bersemangat lagi untuk terus menuntut ilmu, bedanya kali ini niatku bukan untuk membuat dunia atau manusia kagum terhadap aku. Melainkan karena aku sadar masih banyak hal yang harus diperbaiki. Aku ingin memanfaatkan apa yang aku punya, apa yang aku bisa untuk berbagi kepada orang lain. Tanpa disadari aku merasa nyaman ketika berbagi ilmu kepada banyak orang. Itu yang menjadikan aku selalu bersemangat untuk belajar setiap harinya dan selalu merasa haus akan ilmu.
Ilmu yang aku maksud mencakup banyak hal, bukan hanya tentang bidang pendidikan atau akademik. Melainkan pelajaran dunia yang berguna baik ketika hidup atau sesudah kematian. Aku ingin belajar menjadi manusia yang baik, walaupun aku tahu kalau dosaku masih sangat banyak. Tapi aku bersyukur, banyaknya hal yang menjadikan aku tersadar bahwa tujuan hidup adalah untuk menjadi manusia yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar